Meskipun rasanya lezat, mengapa mie instan sebaiknya tidak dicampur dengan nasi?

Penulis : Rayhan Andhika Ahmad
Banyak orang Indonesia suka menggabungkan nasi dengan berbagai lauk, termasuk mi instan. Tapi, sebenarnya, mencampurkan nasi dan mi instan itu tidak disarankan. Kenapa ya, mi instan tidak sebaiknya dimakan bareng nasi? Mi instan memang terkenal murah dan rasanya yang gurih bikin banyak orang suka. Namun, sayangnya, mi instan tidak mengandung nutrisi yang baik untuk tubuh.
Menurut Healthline, mi instan itu tinggi kalori tapi rendah nutrisi. Kandungan MSG dan natrium yang tinggi bisa berdampak buruk bagi kesehatan, seperti meningkatkan risiko penyakit jantung, kanker perut, dan sindrom metabolik. Jadi, kenapa sih mi instan tidak boleh dimakan dengan nasi?
Jawabannya ada di jumlah kalori yang dimiliki mi instan. Seperti yang sudah dijelaskan, mi instan itu tinggi kalori. Nasi juga termasuk makanan yang tinggi kalori, karena banyak mengandung karbohidrat. Satu porsi mi instan biasanya mengandung sekitar 380 kalori dan 54 gram karbohidrat.
Sementara satu centong nasi mengandung sekitar 270 kalori. Kalau kamu makan keduanya sekaligus, bisa-bisa kamu mengonsumsi 650 kalori dalam satu kali makan. Selain itu, terlalu banyak karbohidrat bisa bikin berat badan naik.
Kelebihan karbohidrat akan disimpan dalam tubuh sebagai cadangan energi dalam bentuk lemak. Padahal, tubuh kita butuh lebih dari sekadar karbohidrat. Masih banyak nutrisi lain yang diperlukan. Jadi, daripada mencampurkan mi instan dengan nasi, lebih baik kombinasikan dengan bahan yang lebih sehat seperti telur dan sayuran hijau.
Itulah penjelasan tentang kenapa mi instan tidak sebaiknya dimakan dengan nasi. Semoga informasi ini bermanfaat!